Close Menu
Buser TerkiniBuser Terkini
  • Home
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Politik
  • Daerah
  • Kesehatan

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Resmikan AMP di KIMA, Munafri: Proyek Infrastruktur Makassar Tetap Lewat Lelang Terbuka

9 Januari 2026

Pemkot Makassar Garap Urban Farming Terpadu, Edufam Jadi Pusat Edukasi dan Produksi

9 Januari 2026

Toilet Bersih dan Wisatawan Aman, Pemkot Makassar Perkuat Sinergi BBPOM

9 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
  • Demos
  • Buy Now
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
Buser TerkiniBuser Terkini
  • Home
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Politik
  • Daerah
  • Kesehatan
Subscribe
Buser TerkiniBuser Terkini
  • Home
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Politik
  • Daerah
  • Kesehatan
Home»Berita»Ancaman di Balik Janji Air: Dugaan Material Buruk di Proyek Irigasi Kelara Karalloe Jeneponto
Berita

Ancaman di Balik Janji Air: Dugaan Material Buruk di Proyek Irigasi Kelara Karalloe Jeneponto

Buser TerkiniBy Buser Terkini6 September 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram
blank
Oplus_0
Share
Facebook WhatsApp Twitter

 

Makassar Buserterkini com.
Jeneponto, tanah kering yang seringkali merindukan tetesan air, menyambut Proyek Irigasi Kelara Karalloe dengan harapan setinggi langit. Infrastruktur ini digadang-gadang menjadi denyut nadi baru bagi pertanian lokal, menjanjikan sawah subur, panen melimpah, dan kesejahteraan bagi para petani yang selama ini berjuang melawan keterbatasan air. Namun, kini, bayang-bayang keraguan tebal menyelimuti harapan itu. Sebuah dugaan serius mencuat: proyek vital ini diduga menggunakan material tidak berkualitas.

Kabar yang dilansir oleh Makassar Buserterkini.com menguak kekhawatiran yang mendalam. Jika dugaan ini benar, maka apa yang seharusnya menjadi solusi jangka panjang bagi Jeneponto bisa berubah menjadi masalah kronis yang membuang-buang anggaran negara dan mengkhianati kepercayaan masyarakat.

Mengapa Kualitas Material Penting?

Irigasi adalah tulang punggung pertanian modern, terutama di daerah semi-kering seperti Jeneponto. Proyek Kelara Karalloe melibatkan pembangunan saluran air, bendungan kecil, atau sistem distribusi yang dirancang untuk bertahan puluhan tahun. Penggunaan material yang tidak berkualitas, entah itu beton yang tidak memenuhi standar kekuatan, pipa yang mudah retak, atau bahan pelapis yang cepat terkikis, akan membawa konsekuensi yang mengerikan:

Kerusakan Dini dan Biaya Perbaikan Berulang: Struktur yang dibangun dengan material buruk akan rentan terhadap kerusakan sejak awal. Saluran mudah bocor, dinding retak, dan bendungan tidak berfungsi optimal. Ini berarti proyek yang baru selesai harus segera diperbaiki, menghabiskan anggaran tambahan yang seharusnya bisa dialokasikan untuk pembangunan lain.
Kegagalan Distribusi Air: Tujuan utama irigasi adalah mengalirkan air secara efisien ke lahan pertanian. Material yang buruk bisa menyebabkan kebocoran masif, menghambat aliran air, atau bahkan menyebabkan runtuhnya sebagian sistem. Akibatnya, air tidak sampai ke sawah petani, membuat proyek ini mubazir.
Ancaman Ketahanan Pangan: Jika petani tidak mendapatkan pasokan air yang memadai dan stabil, hasil panen akan anjlok. Ini secara langsung mengancam ketahanan pangan lokal dan nasional, serta memperburuk kondisi ekonomi para petani yang sangat bergantung pada sektor pertanian.
Hilangnya Kepercayaan Publik: Milyaran rupiah anggaran negara diinvestasikan untuk proyek-proyek seperti ini. Jika hasilnya mengecewakan karena praktik curang, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan proses pengadaan barang dan jasa akan terkikis. Ini bisa memicu apatisme dan kemarahan publik.
Potensi Bencana: Dalam kasus struktur besar seperti bendungan atau saluran utama, penggunaan material di bawah standar bahkan bisa berujung pada kegagalan struktural yang berbahaya, mengancam keselamatan jiwa dan harta benda masyarakat sekitar.

Seruan Akuntabilitas dan Pengawasan Ketat

Dugaan penggunaan material tidak berkualitas di Proyek Irigasi Kelara Karalloe di Jeneponto ini harus segera ditindaklanjuti dengan serius. Pihak-pihak terkait, mulai dari kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, hingga dinas terkait di pemerintahan daerah, harus dimintai pertanggungjawaban.

Penyelidikan mendalam diperlukan untuk memastikan kebenaran dugaan ini. Jika terbukti ada kecurangan, sanksi tegas harus dijatuhkan kepada semua pihak yang terlibat, demi menegakkan hukum dan memberikan efek jera. Transparansi dalam setiap tahapan proyek, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan dan pengawasan, adalah kunci untuk mencegah terulangnya kasus serupa.

Proyek Irigasi Kelara Karalloe adalah harapan terakhir bagi banyak petani di Jeneponto. Jangan sampai harapan itu luntur karena ulah segelintir oknum yang mementingkan keuntungan pribadi di atas kepentingan rakyat. Sudah saatnya pengawasan di lapangan diperketat, kualitas material diperiksa secara berkala, dan setiap rupiah anggaran negara dibelanjakan dengan integritas penuh. Demi Jeneponto yang lebih makmur, demi martabat para petaninya.

(Direktur Arifuddin sikki)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Copy Link
Previous ArticleFKPM Gelar Silaturahmi Maulid Nabi Muhammad SAW, Jalin Kebersamaan Lewat Tradisi
Next Article Wakapolres Jeneponto kunjungi warga tertimpa Bencana Angin Kencang dan Salurkan Bantuan Sembako

Berita Lainnya:

Berita

Resmikan AMP di KIMA, Munafri: Proyek Infrastruktur Makassar Tetap Lewat Lelang Terbuka

9 Januari 2026
Berita

Pemkot Makassar Garap Urban Farming Terpadu, Edufam Jadi Pusat Edukasi dan Produksi

9 Januari 2026
Berita

Toilet Bersih dan Wisatawan Aman, Pemkot Makassar Perkuat Sinergi BBPOM

9 Januari 2026
Demo
Top Posts

Soroti Dugaan Pungli di SDN 62 Palisi, Orang Tua Siswa Desak Kepsek Dicopot

26 November 2025253 Views

Sosok Kepala Daerah yang Sederhana. Bupati Jeneponto Haji Paris Yasri, Pemimpin Rakyat yang Tumbuh dari Tanahnya Sendiri

24 Desember 2025165 Views

Satreskrim Polres Jeneponto Ungkap Pembobolan Konter HP, Satu Pelaku Ditangkap di Makassar

4 November 2025144 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Most Popular

Soroti Dugaan Pungli di SDN 62 Palisi, Orang Tua Siswa Desak Kepsek Dicopot

26 November 2025253 Views

Sosok Kepala Daerah yang Sederhana. Bupati Jeneponto Haji Paris Yasri, Pemimpin Rakyat yang Tumbuh dari Tanahnya Sendiri

24 Desember 2025165 Views

Satreskrim Polres Jeneponto Ungkap Pembobolan Konter HP, Satu Pelaku Ditangkap di Makassar

4 November 2025144 Views
Our Picks

Resmikan AMP di KIMA, Munafri: Proyek Infrastruktur Makassar Tetap Lewat Lelang Terbuka

9 Januari 2026

Pemkot Makassar Garap Urban Farming Terpadu, Edufam Jadi Pusat Edukasi dan Produksi

9 Januari 2026

Toilet Bersih dan Wisatawan Aman, Pemkot Makassar Perkuat Sinergi BBPOM

9 Januari 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Home
  • REDAKSI
© 2026 ThemeSphere. Designed by ThemeSphere.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.